Pages

Friday, April 1, 2016

Pengertian Merkuri

http://uangindo.com/
Merkuri atau air raksa adalah unsur yang mempunyai nomor atom (NA) 80 serta mempunyai masa molekul relatif (MR =200,59). Merkuri diberikan simbol kimia Hg yang merupakan singkatan yang berasal bahasa Yunani Hydrargyricum, yang berarti cairan perak. Bentuk fisik dan kimianya sangat menguntungkan karena merupakan satu-satunya logam yang berbentuk cair dalam temperatur kamar (25°C), titik bekunya paling rendah (-39°C), mempunyai kecenderungan yang lebih besar, mudah bercampur dengan logam lain menjadi logam campuran (Amalgam/Alloi), juga dapat mengalirkan arus listrik sebagai konduktor baik tegangan arus listrik tinggi maupun tegangan arus listrik rendah. Merkuri merupakan salah satu unsur kimia yang biasa digunakan pada proses pemisahan emas dengan unsur logam ikutan lainnya. Merkuri termasuk logam berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecil pun dapat bersifat Toksik (Racun). Merkuri merupakan logam yang dalam keadaan normal berbentuk cairan berwarna abu-abu, tidak berbau dengan berat molekul 200,59. Tidak larut dalam air, alkohol, eter, asam hidroklorida, hydrogen bromida dan hidrogen iodide; Larut dalam asam nitrat, asam sulfurik panas dan lipid. Tidak tercampurkan dengan oksidator, halogen, bahan-bahan yang mudah terbakar, logam, asam, logam carbide dan amine.
Merkuri adalah satu-satunya jenis logam yang berbentuk cair. Merkuri bersifat toksik sehingga berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh manusia. Keracunan dapat terjadi apabila merkuri terhirup, termakan, disuntikkan, atau terserap lewat permukaan kulit. Keracunan merkuri dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem saraf, pencernaan, dan ginjal. Pada wanita hamil, merkuri dapat melewati plasenta dan mencapai janin, dimana janin lebih mudah terkena efek samping merkuri daripada orang dewasa.
http://uangindo.com/

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment