Pages

Tuesday, March 29, 2016

Pengertian Metode tertiary treatment

http://uangindo.com/
Pengolahan Tersier (Tertiary Treatment) dilakukan jika setelah pengolahan primer dan sekunder masih terdapat zat tertentu dalam limbah cair yang dapat berbahaya bagi lingkungan atau masyarakat. Pengolahan tersier bersifat khusus, artinya pengolahan ini disesuaikan dengan kandungan zat yang tersisa dalam limbah cair / air limbah. Umunya zat yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya melalui proses pengolahan primer maupun sekunder adalah zat-zat anorganik terlarut, seperti nitrat, fosfat, dan garam- garaman. 
Pengolahan tersier sering disebut juga pengolahan lanjutan (advanced treatment). Pengolahan ini meliputi berbagai rangkaian proses kimia dan fisika. Contoh metode pengolahan tersier yang dapat digunakan adalah metode saringan pasir, saringan multimedia, precoal filter, microstaining, vacum filter, penyerapan dengan karbon aktif, pengurangan besi dan mangan, dan osmosis bolak-balik.
Metode pengolahan tersier jarang diaplikasikan pada fasilitas pengolahan limbah. Hal ini disebabkan biaya yang diperlukan untuk melakukan proses pengolahan tersier cenderung tinggi sehingga tidak ekonomis.  
Tertiary treatment digunakan untuk menghilangkan polutan tertentu yang mungkin ada dalam aliran air limbah, dan secondary treatment yang tidak memadai untuk menghilangkan mereka, seperti: nitrogen, fosfor, logam berat. Setiap tertiary treatment di desain untuk menghilangkan unsur-unsur tertentu, sehingga sangatlah mungkin plant mempergunakan beberapa proses tertiary treatment, tergantung pada komposisi dan karakteristik dari aliran limbah yang diproses.

http://uangindo.com/

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment